PEMBUKAAN DIKLAT PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT IKAN ( PHPI ) TINGKAT AHLI DAN TERAMPIL ANGKATAN I

28 Februari 2013

Pengendali hama dan penyakit ikan (PHPI) adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewewang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan pengendalian hama dan penyakit ikan serta lingkungannya. Tugas pengendalian merupakan upaya untuk mencegah penyebaran, mempersempit/memperkecil area wabah, dan menekan kerugian yang ditimbulkan akibat serangan hama dan penyakit ikan, yang meliputi persiapan, pelaksanaan, analisis, evaluasi, dan pelaporan serta pengembangan pengendalian hama dan penyakit ikan dan lingkungannya. Dalam kaitan pelaksanaan tugas pokok maka pengendali hama dan penyakit ikan harus memiliki standar kemampuan yang disyaratkan untuk dapat melakukan pekerjaan tertentu serta mampu melaksanakan tugas secara profesional. Pengembangan kompetensi PHPI harus terus dikembangkan seiring dengan  berbagai  tuntutan kebutuhan global yang semakin kompleks. Salah satu upaya dalam rangka meningkatkan kompetensi PHPI  antara lain melalui pendidikan dan pelatihan yang terstruktur dan dilaksanakan oleh lembaga penyelenggara diklat dengan mengacu pada pola diklat jabatan fungsional PHPI. Penyelenggara diklat jabatan fungsional PHPI merupakan tindak lanjut atas terbitnya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 22 tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengendali Hama dan Penyakit Ikan dan Angka Kreditnya.

Hal tersebut diatas yang melatar belakangi Balai Diklat Aparatur (BDA) Sukamandi melaksanakan Diklat Dasar Jabatan Fungsional  PHPI Tingkat Ahli dengan tujuan meningkatkan kompetensi PHPI agar mampu mengetahui karakteristik tugas, berwawasan luas, profesional dan bertanggung jawab sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas dalam mewujudkan visi dan misi organisasi di unit kerja masing-masing. Diklat dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (Dr. Ir.Suseno,M.M.) yang didampingi oleh Kepala Pusat Pelatihan KP (Ir.Balok Budiyanto,M.M).  serta Kepala BDA Sukamandi (Ir. Hasrat AS), Dalam sambutannya beliau merasa bahagia atas kerjasama antar Eselon 1 untuk mendorong percepatan peningkatan kapasitas SDM di lingkungan Kementerian Kelautan Perikanan. Ini satu upaya yang patut dihargai dan didukung sepenuhnya karena memang kedepan pemerintah Republik Indonesia secara khusus menaruh perhatian yang sangat besar kepada layanan masyarakat.

PHPI merupakan jabatan fungsional yang mempunyai peran yang sangat strategis. PHPI bertanggungjawab atas keamanan lalu lintas ikan beserta produk olahannya yang keluar masuk Indonesia sehingga bebas hama dan penyakit. PHPI merupakan ujung tombak pelaksanan perkarantinaan ikan di Indonesia. Oleh karena itu PHPI dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensinya agar mampu melaksanakan tugasnya secara profesional. Melalui diklat ini kemampuan PHPI diasah sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas di instansinya masing-masing. Pada kesempatan yang sama hadir pula Sekretaris Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) yang diwakili oleh Kepala Bagian Kepegawaian, Hukum dan Organisasi (Sugiman, A.Pi.,M.Si). Beliau menyampaikan bahwa terdapat 600 PHPI lingkup BKIPM yang belum melaksanakan diklat dasar. Hal ini merupakan amanah yang besar bagi BKIPM selaku instansi pembina untuk bisa meningkatkan kompetensi PHPI melalui diklat. Untuk itu beliau sangat mengapresiasi kerjasama ini dan berharap agar dapat dilakukan secara berkelanjutan. Kemudian agar kedepan tidak hanya diklat dasar saja yang dilakukan namun juga perlu diklat penjenjangan sebagai implementasi dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 22 tahun 2010 sebagai langkah administratif pendukung pola karir bagi pejabat fungsional PHPI.

Diklat berlangsung selama 14 hari yang dimulai tanggal 26 Februari s/d 11 Maret 2013 dengan kurikulum 112 JP @45 menit. Peserta diklat berjumlah 40 orang untuk PHPI Ahli dan 40 orang untuk PHPI Terampil lingkup BKIPM. Tenaga pengajar berasal dari BDA Sukamandi, Pusat Karantina Ikan, Institut Pertanian Bogor dan BKIPM. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan di BDA Sukamandi dengan metode ceramah, diskusi ,tanya jawab, praktek dan seminar. Keberhasilan pembangunan kelautan dan perikanan memerlukan peran serta PHPI yang bertanggung jawab atas pengendalian hama dan penyakit ikan di Indonesia. Melalui diklat ini diharapkan lahir PHPI yang profesional dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.